mine in your language

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sabtu, 02 April 2011

dasar dephi

Modul  I

KONSEP DASAR


1.    Projek

Projek Delphi adalah sekumpulan file yang akan membangun aplikasi. Pada saat akan memulai Delphi akan terbuka projek baru, setelah itu terserah apakah akan membuat projek baru atau membuka projek yang sudah ada.

Projek aplikasi terdiri atas :
6      File Projek (Project)  :   file projek tersimpan dengan ekstensi (.dpr).  Hanya ada satu file projek untuk satu projek.
6      File Form  :  file form tersimpan dengan ekstensi (.dfm), adalah file biner yang berisi gambaran grafis dari form. Setiap file  .dfm selalu paralel dengan satu unit file yang berekstensi  (.pas).
6      Unit  file unit tersimpan dengan ekstensi  (.pas). Setiap file unit berupa file source code Pascal, tetapi tidak setiap file unit mempunyai  file  .dfm

2.    Form

Inti dari setiap aplikasi Delphi adalah Form. Form berbentuk jendela dan dapat dianggap sebagai  kertas atau meja yang dapat ditulisi atau diletakkan pada obyek-obyek lain.
Saat memulai Delphi, akan otomatis tersedia sebuah form atau Form1. Pada form terdapat garis titik-titik yang disebut  Grid, yang berguna untuk membantu pengaturan tata letak obyek yang dimasukkan dalam form.
Setiap form mengandung unit. Unit dalam form inilah yang dipakai untuk mengatur dan mengendalikan form.



 














Gambar  1  :  Form kosong




3.    Unit

Unit adalah modul kode program, digunakan untuk mengatur dan mengendalikan segala sesuatu yang berhubungan dengan form. Berisi bagian publik (bagian antarmuka) dan bagian privat (bagian implementasi). Unit ini disimpan dalam bentuk  .pas  sedang yang sudang terkompilasi disimpan dalam bentuk  .dcu.  Proses link akan menggabung file – file  .dcu menjadi satu file  .exe  atau  .dll.

4.    Menu

Semua perintah yang diperlukan selama merancang dan membangun program aplikasi tersedia dalam menu bar, terletak di bagian atas window utama Delphi. Menu-menunya  :  File, Edit, Search, View, Project, Run, Component, Database, Tools dan menu Help.


 


Gambar  2  :  Menu Bar


5.    Speed Bar

Speed Bar adalah sekumpulan tombol yang digunakan untuk mengakses beberapa perintah dalam menu. Biasanya yang tersedia pada SpeedBar adalah perintah – perintah yang umum digunakan dalam proses perancangan program aplikasi.



 




Gambar 3  :  Speed Bar

6.    Object  Inspector

Object Inspector sangat perlu dalam pembuatan aplikasi. Object inspector terdiri dari dua tab yaitu :  Properti  dan  Event.

6.1.   Properti
Properti digunakan untuk menentukan setting suatu obyek. Satu obyek memiliki beberapa properti yang dapat diatur langsung dari lembar properti pada jendela object inspector maupun melalui kode program. Setting ini mempengaruhi cara kerja obyek yang bersangkutan saat aplikasi dijalankan.

6.2.  Event
Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu obyek, misalnya klik, drag, tunjuk dan lain – lain. Event yang diterima obyek akan memicu Delphi  menjalankan kode program yang ada didalamnya.
7.    Komponen  (Component Palette)

Komponen (Compenent Palette) adalah tool yang berupa kumpulan tab, dimana setiap tab/halaman memuat berbagai tombol komponen yang digunakan sebagai interface program aplikasi. Tab defaultnya adalah  :  Standard, Additional, Win32, System, Data Access, Data Controls, Midas, Decision Cube, Qreport, Dialogs, Win31, Samples, ADO, InternetExpres, Internet, FastNet, Samples dan ActiveX.



 



Gambar .....


7.1.   Standard
Sesuai dengan namanya, standard page berisi item – item yang diperlukan untuk membangun aplikasi windows.

7.1.1.      Label, Edit dan Button
Ketiga obyek di atas sangat sering dipakai pada program aplikasi, karena bersifat umum dan diperlukan pada hampir semua program aplikasi. Fungsi dari                     masing – masing obyek adalah  Label  digunakan untuk membuat tulisan yang bersifat tetap,  Edit dipakai untuk masukan dan keluaran data pada layar monitor, adapun  Button  biasa dipakai untuk pushbutton.

7.1.2.      Main Menu
Digunakan untuk membuat menu pada form, dalam membuat menu urutan penempatan item-itemnya disarankan agar mengikuti kebiasaan aplikasi windows, agar mudah pembacaannya.

7.2.   Tab Additional
Tab additional mempunyai 14 komponen, yang paling sering digunakan adalah komponen BitBtn, SpeedButton, Image, dan Shape.

7.2.1.      BitBtn
Dipakai untuk membuat sebuath button dengan grafik bitmap, misalnya tombol  OK dengan tanda    . komponen ini visual.

7.2.2.      SpeedButton
Komponen ini dipakai bersama – sama dengan komponen panel (tab standard). Dipakai untuk membuat toolbar dan button – button khusus. Komponen ini juga visual.

7.2.3.      Image
Komponen image untuk menampilkan grafik seperti icon, bitmap dan metafile. Komponen ini visual.

7.2.4.      Shape
Untuk menampilkan bentuk – bentuk seperti segiempat, lingkaran, segitiga dan            lain –lain. Komponen ini visual.

Contoh 1
Menggunakan Komponen Label, Edit dan Button


 

















Gambar  5  :  Obyek label, Edit dan Button

Langkah pengerjaan :

1.         Tampilkan  7  buah komponen Label (Standar), dengan cara klik pada komponen lalu letakkan pada  Form1.
2.         Tampilkan  4  buah komponen  Edit (Standar), dengan cara klik pada komponen lalu letakkan pada Form1.
3.         Tampilkan  3  buah komponen Button (Standar), dengan cara klik pada komponen lalu letakkan pada Form1.
4.         Klik  Label1, pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :  NAMA
5.         Klik  Label2,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :  ALAMAT
6.         Klik  Label3,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :  KOTA
7.         Klik  Label4,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :  KET
8.         Klik  Button1,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :   &TAMPIL
9.         Klik  Button2,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :  &HAPUS
10.     Klik  Button3,  pada pada Object Inspector ubah properties :
Caption  :   &KELUAR
11.     Klik  ganda pada Button1,  lalu lengkapi kode program berikut :
Procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
label5.Caption:='HAI';
label6.Caption:=edit1.Text;
label7.Caption:='APE KABAR ?';
end;
12.     Klik ganda pada Button2,  lalu lengkapi kode program berikut :
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
Edit1.Text  :=' ' ;
Edit2.Text  :=' ' ;
Edit3.Text  :=' ' ;
Edit4.Text  :=' ' ;
Edit1.SetFocus ;

end;
13.     Klik  ganda pada Button3,  lalu lengkapi kode program berikut :
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
Application.Terminate;
end;

14.     Simpan program dengan memilih menu  File à Save All









 





















Gambar  6  :  Form Penyimpanan

·       Ganti namanya dari  unit1  menjadi Contoh1  dan  project1  menjadi  Pcontoh1.
·       Lakukan langkah – langkah yang sama untuk menyimpan file lainnya, ingat setiap form harus disimpan file *.pas-nya, ditambah dengan satu buah file project (*dpr)

15.     Jalankan program dengan memilih menu Run  à  Run  atau tekan tombol  F9



TUGAS  1

1.     Tambahkan  semua komponen yang terdapat pada pallette standard
2.    Cobalah ada ganti property color dari form1 dengan mengklik drop down list pada obyek Inspector dengan value ciblue, apa yang terjadi lakukan untuk value-value yang lain laporkan dalam laporan kelompok anda, misal clblue = biru, dst.
3.    Coba lakukan untuk komponen yang lain lalu catat efeknya
4.    Coba lakukan terhadap property yang lain (bukan color) lalu catat hasilnya laporkan semuanya sebagai laporan tugas kelompok.


Membuat program atau yang disebut biasa disebut project jika anda membuatnya menggunakan Delphi meliputi beberapa langkah yaitu :  Mendesain antar muda (interface), mengatur tata letak dan propertinya, menangkap event kemudian menuliskan untuk menanggapi event yang kita pilih. Dalam praktikum kali ini kita akan mencoba melakukan ketiga langkah tersebut untuk membuat suatu program. 


Contoh 2
Program Pencacah Waktu



 












Gambar  7  :  Hasil Eksekusi Program





Lengkapilah rancangan program dengan kode berikut :

unit pencatat waktu
var
Form1  : TForm1 ;
Awal, Akhir :  tDateTime
Lama :real;
Implementation
{$R *.DFM}

1.    Klik ganda pada tomboh  START,  lalu ketikkan kode berikut ini :

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin

 IF  Button1.Caption ='START' then
      begin
       awal:=Time;
       edit1.Text:=timetostr(time);
       Button1.Caption:='STOP';
       end
 else if  Button1.Caption= 'STOP' then
      Button1.Caption:='SELESAI'
 else
 Application.Terminate;
end;

2.    Klik ganda pada tomboh TIMER, lalu ketikkan kode berikut ini :

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
var slama:string;
begin
    if  Button1.Caption= 'STOP' then
    begin
    akhir:=time;
    edit2.Text:=timetostr(akhir);
    lama:=(akhir-awal)*100000;
    str(lama:10:2,slama);
    edit3.Text:=slama;
    end;
end;

3.    Jalankan program dengan menekan tombol F9

4.    Simpanlah program pada direktori anda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
hostgator coupon code